Kenali Seluk Beluk Surat Utang Negara

225 views

Kenali Seluk Beluk Surat Utang Negara – Utang adalah sesuatu yang bisa dibilang tidak bisa terlepas dari kehidupan ekonomi suatu individu, organisasi hingga negara. Negara yang mempunyai banyak sumber pendapatan juga tidak bisa loh menghindari yang namanya utang. Hal ini karena dalam kondisi tertentu, utang bisa menjadi satu-satunya solusi atau jalan keluar yang harus diambil agar kelangsungan hidup dalam bernegara bisa terjaga. Jadi tidak perlu alergi lagi dengan yang namanya utang. Negara boleh saja berhutang, asalkan dalam keadaan darurat dna juga negara mampu menjamin untuk membayarnya. Bicara soal utang negara, ada satu dokumen yang tidak bisa dilepaskan dari nya yaitu Surat Utang Negara. Apa itu Surat Utang Negara?

Surat Hutang Negara

Surat Hutang Negara

Pengertian Surat Utang Negara

Surat utang negara atau SUN adalah surat berharga yang merupakan surat pengakuan utang dalam mata uang asing atau rupiah yang dimana pembayaran bunga nya dijamin oleh negara sesuai dari masa berlakunnya. Surat utang negara ini diterbitkan guna membiayai defisit APBN, menutup kekurangan kas jangka pendek dan mengelola portofolio utang negara. Pemerintah pusat memiliki wewenang untuk menerbitkan surat ini jika sudah berkonsultasi dengan BI (Bank Indonesia) dan juga sudah mendapatkan persetujuan dari DPR dan disahkan dalam kerangka pengesahan APBN.

Dana untuk pembayaran dari bunga SUN sudah disediakan dalam APBN. APBN sendiri telah disusun untuk menjadi pedoman belanja guna melaksanakan kegiatan-kegiatan yang akan dikerjakan oleh negara. Surat Utang Negara bisa dimanfaatkan untuk beberapa instrumen keuangan negara, beberapa diantaranya adalah untuk instrumen investasi, instrumen fiskal dan juga instrumen pasar keuangan.

Jenis-Jenis Surat Utang Negara

Untuk jenis-jenis surat utang negara ini diatur dalam undang-undang. Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 20002 tentang Surat Utang Negara, SUN ini memiliki dua jenis yaitu :

1.     Surat Perbendaharaan Negara

Jenis Surat Utang Negara yang pertama adalah SPN atau Surat Perbendaharaan Negara. SPN ini merupakan jenis surat utang negara yang memiliki jangka pendek karena masa belaku dari surat utang ini hanya maksimal setahun (12 bulan) dengan sistem pembayaran bunga yang diskonto.

2.     Obligasi Negara

Kemudian jenis Surat Utang Negara yang kedua adalah Obligasi Negara. Berbeda dengan SPN, Obligasi negara ini memiliki jangka waktu yang lebih lama. Jenis Surat Utang Negara yagn satu ini mencakup juga Obligasi Ritel Indonesia yaitu Obligasi negara yang diperjual belikan secara ritel. Penerbitan ORI ini tentu saja memiliki tujuan untuk memberi kesempatan kepada masyarakat seluas-luasnya untuk memiliki dan juga berperan aktif dalam perdagangan obligasi negara.

Tata Cara Mengelola Surat Utang Negara

Dalam mengelola dan mengatur Surat Utang Negara tentu saja memiliki tata cara pengelolaannya. Nah tata cara mengelola Surat Utang Negara ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang Surat Utang Negara.

  • Pemerintah wajib membayar bunga dan juga pokok Surat Utang Negara yang jatuh tempo
  • Penerbitan Surat Utang Negara hanya bisa berlaku untuk tujuan tertentu
  • Jumlah Surat Utang Negara yang diterbitkan setiap tahun anggaran wajib mendapatkan persetujuan dari DPR dan sudah dikonsultasikan dulu dengan Bank Indonesia.
  • Memberi sanksi hukum berat dan jelas kepada penerbitan pihak yang tidak berwenang
  • Perdagangan Surat Utang Negara diawasi dan diatur oleh instansi yang berwenang

 

APBN Hutang Indonesia SUN Surat Utang Negara

Author: 
    author
    Halo nama saya Anton Wahyu. Saya seorang mahasiswa di salah satu Universitas Swasta di Solo. Saya memiliki hobi bermain game PS 3 dan juga menulis. Semoga tulisan saya bisa bermanfaat.

    Related Post

    Leave a reply