Tujuan Adanya Kebijakan Fiskal

253 views

Tujuan Adanya Kebijakan Fiskal – Kebijakan Fiskal merupakan kebijakan keuangan yang ditetapkan oleh negara guna mempengaruhi perekonomian dengan perpajakan, pendapatan dan juga pengeluaran. Kebijakan ini dipakai bersama dengan kebijakan moneter yang ditetapkan bank sentral. Kebijakan ini akan mempengaruhi perekonimian dengan jumlah uang yang beredar dan juga suku bunga. Lalu apa tujuan dari kebijakan fiskal ini? secara garis besar, kebijakan fiskal memiliki tujuan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi sehat. Perekonomian yang ideal setidaknya harus mengalami pertembuhan 2 sampai 3% pertahun. Itu baru tujuan secara garis besar, lalu apa lagi tujuan adanya kebijakan fiskal?

Kebijakan Fiskal

Kebijakan Fiskal

Tujuan Kebijakan Fiskal

Tujuan serta peran dari kebijakan fiskal untuk berbagai negara ini tentu saja berbeda-beda. Namun meskipun berbeda tentu saja tujuan utama dari adanya kebijakan fiskal ini adalah untuk mengelola ekonomi lewat pengaruh output agregat. Berikut dibawah ini adalah beberapa tujuan kebijakan fiskal.

Untuk Mengontrol Inflasi

Salah satu tujuan dari adanya kebijakan fiskal adalah untuk mengontrol inflasi. Saat pengeluaran proyek non produktif diturunkan atau saat pajak dinaikan maka maka permintaan dari barang dan juga jasa akan menurun. Hal ini akan menimbulkan terjadinya inflasi, nah oleh sebab itu dibutuhkan adanya kebijakan fiskal. Kebijakan fiskal disini akan bertindak untuk alternatif dalam mengendalikan laju inflasi.

Untuk Mendorong Investasi

Kebijakan fiskal juga bertujuan untuk mendorong investasi. Dengan menyediakan lingkungan yang kondusif bagi bisnis dan juga konsumen, misalnya seperti pengurangan pajak tentu saja akan mendorong adanya investasi. Hal ini akan memindahkan modal dari sektor yang tadinya kurang produktif menjadi lebih produktif. Dengan begitu sumber daya negara akan bisa dimanfaatkan dengan lebih optimal.

Meningkatkan Output Industri

Adanya kebijakan fiskal ini bisa mempengaruhi sektor-sektor ekonomi secara langsung atau tidak langsung. Misalnya saja ada beberapa kebijakan fiskal yang akan berdampak langsung terhadap nilai tanah pada sektor pertanian. Adanya kebijakan fiskal yang baik ini bisa mempengaruhi permintaan dan juga daya saing ekspor terhadap produk pada sektor pertanian. Dengan begitu kebijakan fiskal ini bisa digunakan untuk meningkatkan output pada beberapa sektor di perekonomian suatu negara.

Mengurangi Kesenjangan Regional

Pada sebagian negara berkembang ada saja daerah atau provinsi yang mengalami perkembangan lebih cepat dibandingkan provinsi atau daerah lain. Hal ini merupakan tanggung jawab dari pemerintah agar bisa memastikan akses menuju fasilitas infrastruktur pada daerah yang kurang berkembang ini. Pemerintah juga harus bisa memberikan keringanan pajak untuk daerah-daerah yang kurang berkembang tersebut agar bisa meningkatkan pendapatan perkapita mereka.

Untuk Memastikan Distribusi Sumber Daya Yang Setara

Adanya kebijakan fiskal ini juga bertujuan agar distribusi sumber daya bisa merata dan setara. Jika tidak ada kebijakan fiskal, bisa saja distribusi sumber daya menjadi tidak merata. Dengan adanya daya beli yang meningkat dan juga sumber daya didistribusikan dengan adil dan merata akan mengarahkan tingkat produksi yang tinggi dan juga bisa menurunkan tingkat pengangguran pada suatu daerah.

Nah itulah beberapa tujuan kebijakan fiskal. Pada dasarnya kebijakan fiskal ini merupakan bagian dari kebijakan umum ekonomi yang ditetapkan oleh Pemerintah. Kebijakan ini terutama berhubungan dengan pengeluaran dan juga penerimaan anggaran dari pemerintah. Dengan adanya kebijakan fiskal, maka semua proyek dan rencana kesejahteraan akan bisa diselesaikan dengan mudah. Selesai sudah postingan kali ini, semoga bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan anda.

Artikel Blog

Author: 
    author
    Halo nama saya Anton Wahyu. Saya seorang mahasiswa di salah satu Universitas Swasta di Solo. Saya memiliki hobi bermain game PS 3 dan juga menulis. Semoga tulisan saya bisa bermanfaat.

    Related Post

    Leave a reply